RINDU BERBAGI BAHAGIA

 Bayangan

Semakin hari waktu sudah semakin tak dapat dimengerti, rasanya ada yang hilang dalam perjalanan kehidupan ini. Aku tak menemukan sebuah kenyamanan yang mungkin dulu aku rasa walaupun dengan kondisi yang terbatas, sekarang disaat semua bisa kuraih justru sepertinya aku kehilangan rasa yang mungkin aku sendiri tak mampu menggambarkannya dalam kata. Rasa dimana aku mampu lepas dan bebas untuk melakukan apapun.

Sekarang waktu terasa semakin sempit dengan dunia – dunia dipenuhi dengan banyak keinginan, yang kadang saat keinginan itu tercapai aku masih tetap tidak menemukan kenyamanan itu. Mungkin benar keinginan itu memang sumber masalah. Tapi kadang aku membutuhkan “keinginan” itu untuk bisa menjadi alasan aku tetap hidup. Karena hidup itu bukan hanya bagaimana cara untuk menghabiskan waktu hingga ajal datang, tapi lebih bagaimana kita bisa menikmati waktu tersebut.

Mungkin waktu memang semakin sempit buatku, jatah di dunia ini sudah semakin sedikit. Momen2 indah yang terlewatkan itu mungkin sekarang hanya tinggal kenangan, dan aku tak pernah menyesali apa yang telah dilewati selama ini. Karena aku tlah berada dilingkungan dan kehidupan yang membuat aku mengerti hidup ini bukan hanya bagaimana membuat kita bahagia tapi kita juga bisa membagi kebahagiaan itu untuk orang2 yang ada disekitar kita. Dan rasa itulah yang sekarang sudah sedikit hilang dalam keseharianku.

Dalam rutinitas yang kadang aku merasakan kebosanan, aku masih berharap waktu itu bisa terulang. Saat dimana aku bisa membagi kebahagiaan itu bersama teman2 dan keluargaku, dimana disitulah berada orang2 yang aku sayangi.

Tapi aku pun tak mau terjebak dalam rangkaian waktu yang usang yang mungkin tak ada yang bisa aku harapkan disana selain sebuah kenangan yang tak mungkin terhapus oleh apapun. Semoga segala cerita yang sudah terlewati ini mampu membuat rangkaian kisah yang bisa aku ceritakan nanti saat aku bisa kembali bertemu dengan mereka, ya mereka orang-orang yang selama ini selalu berbagi kebahagian bersamaku.

 

Karawaci, 17 Maret 2014