by Ziganie

Seberkas perjalan kehidupanku
Dalam indah sayang kasihmu
Penuh keterbatasan gerak menjaga
Kau bersujud dalam sgala harapan

Diantara maut rela kau perjuangkan hidup
Tuk penerus asa dan kebahagiaan..
Lembut belaianmu menyengat
Diantara jurang terjal sgala pilihan

Dalam sgala kesabaran membimbingku
Hingga wajah kerutmu termakan penat
Hingga rambut hitam berujung keputihan
Namun…keriput tanganmu masih terasa hangat

Ibu…Kupeluk dengan smua berkah
Ibu…kuhapus airmata dengan linangan doa
Ibu…kutanamkan namamu hingga ajal
Ibu..sembah sungkem,surga pintaku….

Berlinang tetes air mata membasahi muka
Menengok masa lalu pnuh tinggi gejolak jiwa
Tanpa dalam logika tuk alirkan darah muda
Tak pedulikan nasihat orang tua
Itulah masa waktu remaja

Kadang kala bara amarah tak merdu
Kadang membakar amarah ayah dan tetangga
Tapi hanya seorang yang iba dan menyatu
yaitu..kaulah ibu….

Penuh rasa kasih seluas samudra biru
Mengarahkan salah sikapku
Menuju jalan penuh keberkahan laku

Ibu…sayang kasih tak terhentikan waktu
Ibu…entah apa yang pantas buat dirimu
Tak ada satupun yang mampu
Hanya ketulusan doa sepanjang waktu