Beberapa bulan ini suasana Lenthongan agak sepi, soalnya dua dedengkotnya pada kabur keluar kota. Zigandoel udah duluan kabur ke Pontianak,dia kerja disana jadi staff Marketing di PT Sanbe Farma. Sungguh sebuah perjuangan yang hebat, seorang Gandoel sekarang sudah mewujudkan impiannya untuk merasakan mudik tahun ini. Si Mahasiswa yang tua di kampus ini memang super kerja keras untuk mewujudkan cita-citanya itu, segala upaya udah ditempuhnya,dan tahun ini mungkin memang Tuhan udah kasian liat dia pontang panting ga jelas di dunia ini. Ga jauh beda sama Gandoel akupun ikutan kabur keluar kota karena kebetulan ada panggilan test kerja di Cikarang. Setelah setahun menjalani rutinitas yang membosankan sekaligus penuh sensasi di kampung aku kembali merantau…

Yah hidup dirantau memang sangat tidak mengenakan apalagi harus jauh dari teman and keluarga, buat aku itu mungkin udah biasa soalnya dulu juga aku udah ngalamin hal kaya gini selama 2 tahun di Karawang, tapi buat Gandoel temanku yang pantang menyerah ini pun akhirnya merasakan rindu yang sangat untuk berjumpa dengan teman-teman dikampung…semuanya di tulis di Facebooknya dan ini beberapa puisinya..

Lengang…sepi..sendiri..
Jauh terhalang lautan membiru
Waktu lama..menuju malam..
Kasih…
Peluk mesra kurindu..
Cium hanggat mempilu..
Keluarga…
Tawa hangat nasihat
ingat trus dalam benak..
Teman…sapa jabat diriku….

Malam berganti minggu.. Percaya..yakin..satu
entah kapan saat lepas belenggu. Tangan,kaki,akal padu
Ikat dalam rindu menggebu. Mata arahkan jauh tuju
Cuma hanya bayangkan pilu. Rela tekuni alam baru
Terus menanti sang bertemu… Walaupun kuras air biru
Cinta..rasa…jiwa…raga…menyatu Deras keringat beku mmbatu
dalam pengikat peluk haru.. Pecah cairkan dg langkahmu
Teman, jangn terbangkan ragu Selamat juang temanku…
Kejarlah asa bahkan seribu. Buatlah manis senyum ibu
Jangan buang waktu menunggu Kejar..berlari…jangn malu.
untuk sesuatu yang maju…

Dan ini Puisinya tentang kampung yang selalu dia rindu,aku rindu dan kita rindu…“Lebaksiu”

Gani Pujianto 25 Januari jam 20:59
Kampungku….
Disela angin bergoyang hijau rerumputan
Hirup udara dingin menusuk sendi pergelangn.
Tetes hujan berkabut embun kebiasaan.
Subur…gemericik air..orang giat berladang
Beranjak kerabat dekat orang jualan…
Murah terjangkau rupiah…
Sedih…rindu…pada tanah kelahiran.
Pilu…ingn berkmpul seperti dulu..
Telusuri sungai…hingga jelas membiru
Mendakati bukit hingga terasa cape melinu
Bergulat lumpur bak kerbau beradu…
Lucu…senang…tertawa…sedih…duka…warnai dirimu
oh…kampungku….lebaksiu….
Itulah sepercik untaian baris kata-kata indah persembahan dari Zigandoel sobat sejati yang sedang menjalani hidup baru di negeri Pontianak sana..
Ok bro kita disini pasti akan bertemu lagi, dilain hari dilain waktu …Semoga……