Arsip Blog

Ketika Sepi Menjadi Teman

Sunyi,sepi,senyap dan lengang entah apapun itu yang pasti hanya sendiri,membawa kita ke dalam dunia penuh kebosanan dan kesepian,mencari sesuatu pencerah dan penyemangat hati walau kadang sepi itu dicari saat ketenangan ingin kita miliki,tapi kini sepi itu sudah menjadi teman yang selalu saja ada disetiap saat setiap waktu. Diam terpaku memandang detak jam bergulir waktu dan mendengar degup jantung yang tak berhenti berpacu,melayangkan angan hanya segumpal mimpi dan khayalan yang teraih.
Entah harus bagaimana mencari cara tuk menyingkirkan dan menepiskan semua rasa sepi ini,tak ada teman,tak ada apapun,hanya kosong..
Tapi yang pasti jika sepi itu tak bisa pergi,biarlah kini dia menjadi penenang diri untuk introspeksi,apa yang harus dilakukan esok hari?mari kita cari solusi.
Biarlah kini jadi teman,tapi jangan yang sejati karna sepi hanya secuil waktu tuk kita meraih yang sejati,sejatinya sebuah hidup..yaitu kita itu takkan pernah sendiri
masih ada Tuhan yang menemani setiap langkah kaki kita di dunia..
Jadi ketika sepi itu menjadi teman,biarlah dia datang biarlah dia ada dan biarlah dia bersama kita asal kita tak terlarut didalamnya…
Lakukanlah yang terbaik tuk kita di dunia ini walau kita hanya sendiri walau teman kita itu hanya…
Sepi

Sendiri

by Buddy

Akulah sepi…
suasana hati yng tak pasti
menyanyikan senandung jiwa
hanya sendiri….

Akulah resah…
jiwa yang terombang-ambing gelisah
penuh bias gundah
di hatiku yang lelah
tanpa arah..

dan Aku…
sendiri…terperangkap dalam hati yang sepi dan jiwa yang resah
selalu melontarkan tanya
dalam gelap likuku berjalan
mengapa aku selalu
sendiri…?


Sahabatku,Puisi Hidupku

Sahabatku,Puisi Hidupku

Aku berdiri setara denganmu
tanpa celah tanpa batas
kau sejukanku
menuntunku dalam tawa indah hidup
hariku kau warnai dengan dawai
imaji – imaji hati
dalam balutan cerita masa lampau

Cerita hidupku
jadi bermakna karnamu
walau waktu berlari tanpa henti
kau selalu menggenggam erat tanganku
terus bersamaku
lalui hari tanpa sepi…..

Aku tahu kita
takan selamanya bersatu
dalam ikatan hati penuh cerita
kita takan selamanya ada
dibuku harian kita yang usang

Suatu saat
waktu kan menuntun kita
dalam cerita – cerita hidup kita
dalam dunia – dunia kita, dan
dalam cerita cinta kita
yang kita lalui
sendiri….
tanpamu….
tanpaku….

Tapi disini hatiku takkan mati
tapi disini kenangan ku takan pernah berhenti
mengenang cerita hidup
yang terhampar luas dibelakang kita
karna kutahu kau adalah….
sahabatku

Terima kasih atas semua cerita ini,
tawa ini,
dan bahagia ini
yang telah terangkum indah dalam
Puisi hidupku….

Rindu Untuk Sahabat

Sahabat adalah sosok yang selalu memberikan kita warna dalam hidup entah itu senang ataupun sedih dan semuanya terangkum indah dalam hari-hari penuh kenangan. Dan saat saat bersama sahabat mungkin takkan selamanya terus kita jalani karena memang pastinya akan tiba waktunya kita tuk menjalani hidup kita masing-masing, dengan jalan cerita kita sendiri sendiri. Ketika waktu iru tiba aku hanya bisa lantunkan puisi ini untuk mereka yang mungkin kini sedang berjuang untuk hidup merekayang kini entah dimana.

Tlah ku jauh pijaki bumi

Mungkin tak pernah bertepi

Ribuan jalan tlah tertelusuri

Hadirkan hari-hari penuh sensasi


Namun disini di tempat ini

Aku terbuang di alam sepi

Menyendiri tersudut penuh sendiri

Hanya anganku terbang mencari

Mengorek jutaan-jutaan memory

Bersama dalam tawa indah hari

Bergelutku dalam canda tangis yang kulalui

Mereka kini tak bersama lagi

Mencari cita dan berkreasi

Indahkan hari mereka dengan prestasi

Agar kelak saat kita bersua nanti

Kita kan kembali hadirkan senyum itu lagi

Dalam balutan riuh canda tawa sebuah persahabatan sejati


Sekarang aku harus menyadari

Hidup bukan hanya kemarin dan hari ini

Ada hari esok yang harus dijelajahi

Selamat berjuang Kawan sejati

Suatu hari nanti kita kan bercerita lagi

Dan tertawa lagi disini

Ditempat yang kan selalu kita rindui

Tempat yang slalu di hati

Dirumah kita…

Rumah yang selalu ingin kita singgahi

Walau itu hanya di mimpi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 79 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: