Ini Lah Pesta Demokrasi ??

Awal jalan melewati pilihan…
Antara satu terbelah dua menerobos lika liku tujuan
Terpapar menghadang hujatan penuh menjatuhkan

Ada yang tegas penuh kewibawaan….ada yang penuh pencitraan…
Ada fanatik membawa kesedihan saudara lama…
Ada kerakusan menutup harapan saudara kita…
Ada yang menghidupkan cerita lama…

Tapi…nurani harus terselimuti aturan moral…
Keyakinan harapanmu…tak lukai saudaramu…
Kita saudara tak terbantahkan…

200590

Bolehkah aku berorasi…menyerukan kata hati..
Bingung dengan acara televisi…memojokan sana sini…
Yang mewarnai pesta demokrasi..tuk pilih presiden nanti
Tapi jangan terbawa emosi…ingat rejeki besok masih kita cari..
Selama makan nasi..kita saudara senegeri…

Biarlah mereka bertarung memaparkan visi misi
Kita lihat mana yang terbaik tuk negeri
Semoga lima tahun kedepan bukan cuma janji..
Semoga lima tahun kedepan bukan cuma safari..
Dan merah putih tetap gagah berani…menaungi negeri ini..

by Ziganie

Memory

puisi-kenangan

Hembusan malam menemani gelap yang pekat

Menenggelamkanku dalam lamunan singkat

Tentang masa jauh diujung kenangan

Yang lama tlah ku tinggalkan

 

Kini alunan melody lagu mengiringi

Memutar rangkaian memory

Membuka lembar demi lembar diary

Masa lalu kembali menghantui

Tak lepaskanku tuk terlelap malam ini

 

Aku terdiam sejenak meresapi

Pasrahkanku tuk ikuti arus yang tak menepi

Melaju kembali menuju hulu memory

Dari sana lah bermuara cerita2 penuh mimpi

Yang nyata hanya omong kosong kini

Sudahlah aku tak mau lagi  menunggu pagi

Terjaga hanya karena sebuah cerita penyayat hati

Yang berusaha tuk ku menoleh lagi

Agarku tak bisa melepaskan diri

Dari semu masa lalu yang tlah ku buang dalam di dasar hati

Kini biarkan aku terlelap lagi

Lanjutkan mimpi baru yang belum kunikmati …

 

Karawaci, 27 April 2014

Rindu Berbagi Bahagia

RINDU BERBAGI BAHAGIA

 Bayangan

Semakin hari waktu sudah semakin tak dapat dimengerti, rasanya ada yang hilang dalam perjalanan kehidupan ini. Aku tak menemukan sebuah kenyamanan yang mungkin dulu aku rasa walaupun dengan kondisi yang terbatas, sekarang disaat semua bisa kuraih justru sepertinya aku kehilangan rasa yang mungkin aku sendiri tak mampu menggambarkannya dalam kata. Rasa dimana aku mampu lepas dan bebas untuk melakukan apapun.

Sekarang waktu terasa semakin sempit dengan dunia – dunia dipenuhi dengan banyak keinginan, yang kadang saat keinginan itu tercapai aku masih tetap tidak menemukan kenyamanan itu. Mungkin benar keinginan itu memang sumber masalah. Tapi kadang aku membutuhkan “keinginan” itu untuk bisa menjadi alasan aku tetap hidup. Karena hidup itu bukan hanya bagaimana cara untuk menghabiskan waktu hingga ajal datang, tapi lebih bagaimana kita bisa menikmati waktu tersebut.

Mungkin waktu memang semakin sempit buatku, jatah di dunia ini sudah semakin sedikit. Momen2 indah yang terlewatkan itu mungkin sekarang hanya tinggal kenangan, dan aku tak pernah menyesali apa yang telah dilewati selama ini. Karena aku tlah berada dilingkungan dan kehidupan yang membuat aku mengerti hidup ini bukan hanya bagaimana membuat kita bahagia tapi kita juga bisa membagi kebahagiaan itu untuk orang2 yang ada disekitar kita. Dan rasa itulah yang sekarang sudah sedikit hilang dalam keseharianku.

Dalam rutinitas yang kadang aku merasakan kebosanan, aku masih berharap waktu itu bisa terulang. Saat dimana aku bisa membagi kebahagiaan itu bersama teman2 dan keluargaku, dimana disitulah berada orang2 yang aku sayangi.

Tapi aku pun tak mau terjebak dalam rangkaian waktu yang usang yang mungkin tak ada yang bisa aku harapkan disana selain sebuah kenangan yang tak mungkin terhapus oleh apapun. Semoga segala cerita yang sudah terlewati ini mampu membuat rangkaian kisah yang bisa aku ceritakan nanti saat aku bisa kembali bertemu dengan mereka, ya mereka orang-orang yang selama ini selalu berbagi kebahagian bersamaku.

 

Karawaci, 17 Maret 2014

SELAMAT BERBAHAGIA WAHAI MASA LALUKU

SELAMAT BERBAHAGIA WAHAI MASA LALUKU

IMG0287A

Beberapa hari ini tidak tahu kenapa aku teringat dengan seseorang yang sudah lama tak pernah ada kabar.  Walaupun rasanya sekarang sudah berbeda tapi sepertinya ada rindu di dalam hatiku, terakhir aku dapat kabar darinya dia sakit, dan aku baru sadar kalau selepas kita pisah dulu kesehatannya menurun dan bahkan sering masuk rumah sakit, dan dari dia juga aku tahu kalau selama ini dia masih memikirkanku bahkan mengharapkan aku bisa balik lagi. Tapi itu mungkin suatu yang mustahil walaupun dalam hati kecilku masih menyimpan harapan itu, yang sebenarnya sudah sedikit demi sedikit aku kubur dalam2 bersama cucuran air mata dan kenangan yang terus aku hapus.

Terakhir ketemu pun dia banyak menceritakan beberapa hal yang membuat aku tak bisa lepas untuk tetap mengawatirkannya, terutama secara psikis dia mengaku selalu tertekan dengan keadaan. Dia sudah begitu kuat menahan semua beban itu sendirian, dan aku sadar aku sudah tak bisa lagi membantunya. Hanya sebatas doa agar dia bisa mendapatkan yang terbaik.

Ada banyak rasa berkecamuk kala aku mengenangnya, mengingatnya seakan membuka sebuah cerita dengan banyak kisah antara tawa dan tangisan. Dan mungkin semua sulit untuk aku hapus semuanya, karena terlampau dalam kisah itu menggores didalam kehidupanku. Read the rest of this entry

Metafora Malam Dalam Kenangan

69476_1365893881621_1659891300_789078_1698320_n

Dalam keheningan malam

Nyanyian sang jangkrik menjadi teman

Bintang-bintang bertebaran bak membuat lautan

Aku masih melihat jelas sebuah kenangan

Dalam balutan bingkai masa yang terlewatkan

Ditempat yang sama dimana aku bicara tentang persahabatan

Tertegun bersama menikmati dingin malam

Yang semakin larut dalam kesunyian

Menanti sang surya, menyambut pagi yang bimbang

Disini sekarang ….

Aku berdiri lagi ditempat yang sama

Tapi suasana tlah jauh berbeda

Tak ada lagi terdengar sebuah tawa

Tak ada lagi cerita yang ringan terdengar dalam kata

Dan tak ada lagi kebersamaan yang nyata

Kering rasa aku ingin bercerita

Berlari dalam kisah-kisah yang maya

Terbungkus indah dlam canda

Metafora hidup ini sungguh sedih saat kita menyadarinya

Waktu tak lagi mau berputar kawan

Walau kini rasaku sungguh terindukan

Suasana di bawah langit malam yang terlewatkan

Kala aku, kamu dan mereka masih bebas tuk terdiam

Bebas melepas detak jam yang terputar

Dalam malam-malam yang kini sudah menjadi tinggal kenangan …

Lebaksiu 29 desember 2013

Puisi Untukmu Ibu

by Ziganie

Seberkas perjalan kehidupanku
Dalam indah sayang kasihmu
Penuh keterbatasan gerak menjaga
Kau bersujud dalam sgala harapan

Diantara maut rela kau perjuangkan hidup
Tuk penerus asa dan kebahagiaan..
Lembut belaianmu menyengat
Diantara jurang terjal sgala pilihan

Dalam sgala kesabaran membimbingku
Hingga wajah kerutmu termakan penat
Hingga rambut hitam berujung keputihan
Namun…keriput tanganmu masih terasa hangat

Ibu…Kupeluk dengan smua berkah
Ibu…kuhapus airmata dengan linangan doa
Ibu…kutanamkan namamu hingga ajal
Ibu..sembah sungkem,surga pintaku….

Berlinang tetes air mata membasahi muka
Menengok masa lalu pnuh tinggi gejolak jiwa
Tanpa dalam logika tuk alirkan darah muda
Tak pedulikan nasihat orang tua
Itulah masa waktu remaja

Kadang kala bara amarah tak merdu
Kadang membakar amarah ayah dan tetangga
Tapi hanya seorang yang iba dan menyatu
yaitu..kaulah ibu….

Penuh rasa kasih seluas samudra biru
Mengarahkan salah sikapku
Menuju jalan penuh keberkahan laku

Ibu…sayang kasih tak terhentikan waktu
Ibu…entah apa yang pantas buat dirimu
Tak ada satupun yang mampu
Hanya ketulusan doa sepanjang waktu

Kenangan SMA Penuh Makna

4599_1086902291062_8126229_n

by Ziganie

Selayang melepas kenangan
Yang tertambat sedalam ingatan
Membekas ditiap langkah melalang
kala dulu saat berita lulus pengumuman
Raut wajah terpancar kebahagiaan
Merajut mimpi menuntut ilmu sma dambaan
Bukan ucapan tapi kenyataan..

Kokoh bangunan tua pnuh sejarah
Liukan hamparan hijau meluas didepan arah
Lorong jalan penyatu ruang tak melelah
Serangkaian watak pengajar,lemah lembut hingga penuh amarah

Makanan kantin berteman seberapa rupiah
Belakang tembok mudah dijangkau tuk cepat kerumah
Seribu satu macam cerita terlahir disana
Tawuran,mabuk hingga narkoba
Cinta bukan permasalahan utama
Tapi indahnya pertemanan tetap terjaga

Hingga akhir kelulusan tiba
Kita berhambur mencapai cita
Kuharap jalinan rasa tetap ada hingga tua…..

Indonesia & Korupsi

Bodoh…tak berotak
Dungu..otak kerbau
Perih miris terdengar sakit merasuki
Hinaan berganti tak pergi
Predikat HAM buruk,teroris hingga no.1 korupsi
Indonesia…indonesia…nasibmu kini

Warna belangmu tlah abu-abu
Cengkramanmu tak mengeram
Dulu ditakuti negara maju
Macan asia gelarmu…
Indonesia..oh..Indonesia kenapa terjadi

Sehelai benang merah tarik tuk mengingat
Sriwijaya,Majapahit tekenal hebat
India,Thailand,hingga malaysia takut pnuh hormat
Hingga terlahir nusantara pemersatu pertiwi..
350 tahun,penjajah pergi MERDEKA terbukti…

Tapi sekarang…indonesiaku berubah pasti
Korupsi menjalar jadi tradisi
Sikut sana,sikut ini berebut kekuasan kursi
Saya bisa ini,saya bisa itu…tabur menabur janji
Itukan orang ini…itukan orang itu..menjatuhkan diri
Kebenaran,keadilan mudah dijual beli
Aduh…indonesiaku…

Bangkitlah…penuh persatuan tuk tujuan satu
Tanamkan rakyat,penjabat negeri moral malu diri
Ayo..bangkitlah…bangkitlah indonesiaku…

Masa Kecil

Sungguh tak terbayang adanya…
Mereka kini hanya masa kecil saja..
Sehari tak berubah waktu…
Sedikit detikpun kita tak lagi merasakan bersama…

Buliran rindu menunai kesedihan sapa…
Tak ada suara yg tertuang sediakala..
Tak ada canda yg menghangatkan suasana..
Hidup dan kehidupan tlah berbeda…

Namun ..

Waktu takkan kembali mundur terulang
Kini hanya dalam sebuah ingatan yang dikenang
Biarkan menjadi pengundang senyum jangan dibuang

Salam sehat dan sejahtera..teman…

Oh.. Negeriku

Muak…bosan kita diatas namakan
Tebar pesona tuk sementara pilkada
Baik rajin turun demi kursi
Wong cilik janganlah dipolitisi…
Kasihanilah kami…yg berjuang tuk sesuap nasi..

Oh…negeriku paham demokrasi sarang korupsi…
Gagah berdasi lupa janji bila tlah jadi…
Tidur…nyaman tak dengarkan jeritan kami…
Bangun terjaga bila ada dana..
Ingatlah kami yg masih menderita..
Kolong jembatan…jalan tuk berkata
Mengenang janji impian sejehtera..jauh dihadapan mata..

Oh…negeriku yg berlimpah harta…
Kamu ini milik siapa…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 85 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: